Langsung ke konten utama

IMPT Telah Gelar Rapat Istimewa



(Anggota IMPT sementara mengikuti Rapat Istimewa di Aula Fapertek UNIPA (01/10)


Manokwari/WEYAPO News --- Seluruh Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Manokwari asal pegunungan tengah Papua yang terdiri dari 17 Koordinator Wilayah se-kota Study Manokwari telah menggelar Rapat Istimewa, dengan membahas tentang Aturan Tambahan yang termuat dalam Anggara Rumah Tangga (ART) pada BAB VII melalui 4 Komisi yang meliputih:  Komisi A, Komisi B, Komisi C, dan Komisi D sesuai topik pembahasannya masing-masing dari kesetiap Komisinya itu,Berdasarkan Garis-garis Besar Haluan Kerja Organisasi  Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) dengan masa periode 2015/2016, malam Jumat (01/10/2015) di lingkungan Kampus Universitas Papua (UNIPA) Fakultas Peternakan, perikanan dan Ilmu Kelautan Amban Manokwari Papua Barat.

Thema yang diangkat dalam Rapat Istimewa anggota IMPT yakni“ Meninjau kembali AD/ART dan Aturan Tambahan Untuk di Aplikasikan” dan Sub Thema : “ Adanya Rapat Istimewa ini Organisasi IMPT dapat berjalan sesuai dengan Visi, Misi dan Program Kerja Masa Periode 2015/2016. 

Melalui Rapat Istimewa oleh seluruh Anggota IMPT ini, telah menggelar juga pengalihan fungsi kerja Ketua Badan Pengurus IMPT (Natalis Voice Ukago) kepada wakil ketua 02 IMPT (Adolof Dimi) masa periode 2015/2016.

Salah satu Anggota IMPT, Yosia Gobai membenarkan sakit yang diderita oleh Badan Pengurus IMPT, (Natalis Ukago) tersebut. 

Yosia mengatakan, beberapa minggu yang lalu saya melihat saudara NG kesehatannyanya kurang baik. Ujarnya.

Usainya Rapat Istimewa ini, Badan Pengurus IMPT baru, (Adolof Dimi) ketika diwawancarai Media Online ini mengatakan, malam ini melalui Rapat Istimewa saya dipercayakan atau dialihkan fungsi kerja Baban Pengurus IMPT periode 2015/2016 karena saudara Natalis Ukago kondisi tubuhnya tidak sehat (Sakit). Katanya.

Adolof menambahkam juga, ketika ada masalah-masalah ditingkat IMPT maupun Koorwil, kami Badan Pengurus, Pembina , DPO IMPT, akan berusaha dan bekerja bersama sesuai mekanisme Organisasi untuk menuju membahas memecahkan masalah-masalah tersebut dan akan diberikan sangksi sesuai Aturan yang berlaku didalam Organisasi IMPT ini. Imbuhnya.

Dimi, mengharapkan, kepada seluruh anggota Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) 17 Koorwil yang ada se-kota Manokwari, agar dibutuhkan kerja sama yang baik sesuai garis koordinasi yang sudah dibangun oleh senior – senior dulu melalui Payung IMPT untuk semakin dipersatukan dalam wadah besar IMPT ini.Harapnya.

Dalam sambutannya, Yan Balyo selaku Pembina IMPT mengatakan, terima kasih kepada Allah Tri tunggal Maha Kudus karena dengan kuasa dan rahmtnya, Rapat Istimewa IMPT pada malam ini akan berjalan dengan baik, Ujarnya.

Menurut Balyo, IMPT adalah organisasi besar yang telah melahirkan manusia-manusia Papua asal pegunungan Tengah yang sukses. Mari kita mengikuti wadah organisasi IMPT dengan baik, agar kita pun menjaga orang orang sukses di hari mendatang.Harapnya.

Perwakilan Senior IMPT Manokwari Papua Barat, Delian Dogopia Mengatakan, mengingat dengan akan dibahasnya Aturan Tambahan yang diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART) yang tercantum pada BAB VII dalam Rapat Istimewa ini maka, para peserta Rapat Istimewa harus memperhatikan untuk hal-hal apa saja yang harus ditambahkan dalam BAB VII tentang Aturan Tambahan dengan melihat kondisi perkembangan Organisasi di tingkat IMPT maupun ditingkat Koorwil disaat ini. Katanya.

Dogopia menambahkan juga, melihatnya wadah Organisasi IMPT yang semakin mundur dan kurang membaik, untuk itu disampaikan kepada 17 Koorwil ada supaya segera arah anggotanya fokus ke IMPT. Harapnya.

Menurutnya, IMPT adalah saya sendiri, artinya bahwa karena saya dan kamu IMPT boleh bersama kita di Kota Study Manokwari. Pungkasnya. (Petrus Yatipai/WEYAPO News)


Postingan populer dari blog ini

2015 Indonesia Akan Bubar,ini 34 Bendera Gerakan Perjuangan

Kekuatan Militer Indonesia Di Papua Melebihi Orang Asli Papua

Pendoropan Pasuka M iliter Di Papua dari waktu ke waktu semakin meningkat, pendropan militer di papua kebanyakan TNI angkatan darat angkatan laut dan juga kopasus, beberapa hari sebelummya pengiriman militer dalam skala besar di kirim melalui kapal perang , beberapa hari lalu namun baru kemarin   pada tanggal 30 september 2013 sejumlah anggota TNI dikirim melalui pesawat. Bukan hanya itu namun pengiriman pasukan dalam hal ini TNI angkatan darat dikirim melalui kapal pada hari rabu tanggal 02 september 2013 di pelabuhan jayapura.  Tanah Papua kini dikuasai oleh militer baik angkatan organik maupun non organik, sejumlah proyek di papua, seperti pembagunan ruas jalan pembagunan dalam skala besar semua diambil ali oleh militer, bahkan pemerintahan di tanah papua pada umumnya dikontrol oleh militer indonesia . Penempatan sejumlah anggota TNI yang organik maupun non organik,  jumlah anggota TNI di papua melebihi jumlah masyaraka asli papua yang ada di papua, hal ini akan mengganggu fisig…

Akreditasi “B” STIH Manokwari Akan Buka Program S2