Langsung ke konten utama

Ketua 1 BP IMPT Alihkan Jabatannya Ke ketua 2

(Fhoto BP. IMPT,Adolof Dimi/WEYAPO News)


Manokwari/WEYAPO News --- Dengan diadakannya Rapat Istimewa oleh seluruh Mahasiswa/i asal 17 Koordinator Wilayah Pegunungan Tengah Papua yang dipayungidengan Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) se-kota Study Manokwari dalam Rangka Membahas dan menetapkan AD/ART yang terdapat pada BAB VII tentang Aturan Tambahan, pada (01/10) malam jumat di Lingkungan Kampus Universitas Papua (UNIPA) tepat Fakultas Peternakan, perikanan dan Ilmu Kelautan Amban Manokwari Papua Barat.

Dalam Rapat Istimewa ini, Ketua satu Badan Pengurus Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua (Natalis Voice Ukago) telah mengalihkan Jabatan fungsi kerjanya kepada Ketua dua (Adolof Dimi) setelah usainya pembahasan Aturan Tambahan yang terdapat pada Anggaran Rumah Tangga (ART) yang dimuat dalam  BAB VII tersebut.

Ketika dijumpai Media Online ini, Badan Pengurus baru Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua di Manokwari, (Adolof Dimi) mengatakan, malam ini melalui Rapat Istimewa saya dipercayakan atau dialihkan fungsi kerja Baban Pengurus IMPT periode 2015/2016 karena saudara Natalis Ukago kondisi tubuhnya tidak sehat (Sakit). Kata, Dimi.

Adolof menambahkam juga, ketika ada masalah-masalah ditingkat IMPT maupun Koorwil, kami Badan Pengurus, Pembina , bersama DPO IMPT, akan berusaha dan bekerja bersama sesuai mekanisme Organisasi untuk menuju membahas memecahkan masalah-masalah tersebut dan akan diberikan sangksi sesuai Aturan yang berlaku didalam Organisasi IMPT ini. Katanya.

Dimi, mengharapkan, agar seluruh anggota Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) 17 Koorwil yang ada se-kota Manokwari, supayamenjalin kerja sama yang baik sesuai garis koordinasi yang sudah dibangun oleh senior – senior terdulu kita melalui Payung IMPT untuk semakin dipersatukan dalam wadah besar IMPT ini.Harapnya. (Petrus Yatipai/WEYAPO News)

Postingan populer dari blog ini

2015 Indonesia Akan Bubar,ini 34 Bendera Gerakan Perjuangan

Kekuatan Militer Indonesia Di Papua Melebihi Orang Asli Papua

Pendoropan Pasuka M iliter Di Papua dari waktu ke waktu semakin meningkat, pendropan militer di papua kebanyakan TNI angkatan darat angkatan laut dan juga kopasus, beberapa hari sebelummya pengiriman militer dalam skala besar di kirim melalui kapal perang , beberapa hari lalu namun baru kemarin   pada tanggal 30 september 2013 sejumlah anggota TNI dikirim melalui pesawat. Bukan hanya itu namun pengiriman pasukan dalam hal ini TNI angkatan darat dikirim melalui kapal pada hari rabu tanggal 02 september 2013 di pelabuhan jayapura.  Tanah Papua kini dikuasai oleh militer baik angkatan organik maupun non organik, sejumlah proyek di papua, seperti pembagunan ruas jalan pembagunan dalam skala besar semua diambil ali oleh militer, bahkan pemerintahan di tanah papua pada umumnya dikontrol oleh militer indonesia . Penempatan sejumlah anggota TNI yang organik maupun non organik,  jumlah anggota TNI di papua melebihi jumlah masyaraka asli papua yang ada di papua, hal ini akan mengganggu fisig…

Budayakan Membuang Sampah Pada Tempatnya

Oleh : Petrus Yatipai


Opini/Suara Penindasan --- Bicara tentang sampah pasti yang ada di benak kita adalah kotor, kumuh, dan menjijikan, memang benar ya. Sampah memang masih menjadi salah satu masalah terbesar dikota-kota besar di Indonesia, salah satu contohnya adalah sampah di ibu kota republic ini. Berbgai upaya penanganan sampah sudah di coba oleh pemerintah namun hasilnya belum saja maksimal.
Sampah merupahkan material sisa yang tidak diinginkan  keterpakaiannya ,dalam proses-proses alam sebenarnya tidak ada konsep sampah yang ada hanya produk-produk yang dihasilakan dan selama proses alam tersebut berlangsug. Untuk mengatasi pembuangaan sampah disembarangan tempat, harus tanyakan diri pribadi seseroang dan  kesadarannya.
Membuang sampah pada tempatnya, adalah sesuatu yang harus kita lakukan secara rutin dimana pun kita berada, tanpa kenal lelah. Dengan kita melakukan hal seperti ini, maka hidup kita pun akan nyaman . Jadilah teladan bagi orang lain, agar orang lain pun berbuat demi…