Langsung ke konten utama

33 Wisudawan STIH dan UNIPA Gelar Syukuran Bersama di Honai IMPT Manokwari




(Saat kegiatan syukuran berlangsung di halaman Honai,
Asrama Gamey Putera, belakang Lurah, Amban Manokwari,
(17-02-2016). Foto : Petrus Yatipai/WP)
Manokwari, (WN) --- Enam belas (16) Koodinator Wilayah (koorwil)  Pegunungan Tengan Papua kota study Manokwari,  dibawah naungan  Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) telah menggelar syukuran bersama, atas wisuda 33 mahasiswa asal Pengunungan Tengah Papua, Rabu, (17/02/2016) siang tadi bertempat Honai, Asrama Gamey Putera, belakang Lurah, Amban Manokwari.

Acara Wisuda kali ini, terdiri dari  dua Lembaga Penguruan Tinggi yang berbeda. 9 (Sembilan) Orang Peserta, Wisudan berasal dari Yayasan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, sedangkan 22 lainnya, dari Universitas Papua (UNIPA).
"Terima kasih, kepada mereka-mereka yang telah membantu dengan iklas, terutama Dosen Program Studi (PRODI), Dosen Pembinbing serta Teman-teman seperjuangan asal Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) dan kepada Orang Tua (Ortu),” Ungkap  Maikel Bobii Perwakilan dari  Wisudawan.

 “saya merasa bersyukur, karena dengan kekurangan yang ada, saya bisa selesai." Katanya.
lagi, “Air itu, selalu mengalir dari Gunung, dalam arti, kita harus berani untuk membagi hal-hal yang positif atau kebaikan yang dimiliki oleh kita,kepada orang-orang diluar kita. Dan kita ambil kesempatan itu, baik itu, di Kampus maupun dimana kita tempuh, sesuai bidang yang kita milikinya itu”, Imbunya. 

Kemuadian Panitia Pelaksana , Velixs Haluk mengatakan,  “Selama, kami mencari dana dalam Rangka menyuseskan Acara ini, kekompahkan teman-teman Angkatan 2014, kurang dari seharusnya, artinya bahwa, kedepannya, kita lebih kompak untuk semakin bersatu menyelesaikan masalah-masalah seperti ini”, Katanya.

Mereka yang diwisudakan hari ini dari kedua kampus  UNIPA dan STIH Manokwai   yang berasal dari IMPT, Nama-nama adalah sebagai berikut :

1) Maikel Bobi, I.S.P
2) Delian Dogopia, Amd.Hut
3) Zakeus Ambolon,S.Pd
4) Melkias Kadepa, S,H
5) Marten Agapa,Amd,Tek
6) Martinus Iyai,Amd.Kes
7) Yulius Maketami,S.E
8) Yan Paul Anouw,S.H
9) Ivensius Alua,S.TP
10) Aloisiu P. Siep,S.E
11) Salom Maling,Amd.Tek
12) Mikha Balingga,S.Hut
13) Yafet Haluk, Amd,Hut
14) Penis Itlay,S.Hut
15) Dominikus Pabika, S.Hut
16) Perius Kulua,S.E
17) Andreas Uamang,
18) Nestron Wenda,S.Kom
19) Pailus Wenda,S.Pt
20) Eliben Kogoya, S.Si
21) Edi Kogoya, Amd,Tek
22) Wihelmus Himan, S.Pt
23) Atiel Sobolim, S.Hut
24) Tasman Sub,S.Pd
25) Zerubabel Wisal,Amd.P
26) David Luku,S.H
27) Semi Kabak,S.H
28) Irinius Kogoya, S.H
29) Jhon Wasage,S,H
30) Enit Pahabol,S.H
31) Kimiron Kogoya,S.H
32) Monce Segenil, S.H
33) Lepinus Yemek,S.H


Sementara itu, pantauan Media ini, Kegiatan Syukuran Para Wisudawan ini, dimulai dengan Acara Pembukaan, kemudian tahapan berikutnya, Lapaoran Panitia, oleh Stepanus Gobai ,(selaku Panitia Wisudawan), dengan Kepanitiaan yang jatuh pada Angkatan 2014 ditahun 2016 ini. kemudian, dilanjutkan dengan Ibadah syukuran resmi yang langsung dipandu oleh Pdt.Marthen Degei,S.Th. Acara Penutup, diisi dengan Ramah-tama (Makan bersama) di halaman Honai IMPT. Seusai makan bersama, dilanjutkan dengan Hiburan, yakni, Acara Goyang, hingga pukul 07:00 WPB .

Acara Wisudawan telah di Syukuri  secara Adat, Tradisi Pegunungan Tengah Papua, melalui Bakar Batu bersama. Kegiatan telah berjalan dengan baik, sejak dimulai sampai pada penutupannya.
,“Total Dana yang kita gunakan dalam Kegiatan Syukuran ini, sebesar Rp. 21.775.000,00, kemudian Uang itu, kita bagikan kepada setiap seksi-seksi yang ada,” tutup , Haluk sekretaris panitia pelaksana. (Petrus Yatipai/WN)

 Sumber : Kabar Mapegaa

Postingan populer dari blog ini

2015 Indonesia Akan Bubar,ini 34 Bendera Gerakan Perjuangan

Kekuatan Militer Indonesia Di Papua Melebihi Orang Asli Papua

Pendoropan Pasuka M iliter Di Papua dari waktu ke waktu semakin meningkat, pendropan militer di papua kebanyakan TNI angkatan darat angkatan laut dan juga kopasus, beberapa hari sebelummya pengiriman militer dalam skala besar di kirim melalui kapal perang , beberapa hari lalu namun baru kemarin   pada tanggal 30 september 2013 sejumlah anggota TNI dikirim melalui pesawat. Bukan hanya itu namun pengiriman pasukan dalam hal ini TNI angkatan darat dikirim melalui kapal pada hari rabu tanggal 02 september 2013 di pelabuhan jayapura.  Tanah Papua kini dikuasai oleh militer baik angkatan organik maupun non organik, sejumlah proyek di papua, seperti pembagunan ruas jalan pembagunan dalam skala besar semua diambil ali oleh militer, bahkan pemerintahan di tanah papua pada umumnya dikontrol oleh militer indonesia . Penempatan sejumlah anggota TNI yang organik maupun non organik,  jumlah anggota TNI di papua melebihi jumlah masyaraka asli papua yang ada di papua, hal ini akan mengganggu fisig…

Budayakan Membuang Sampah Pada Tempatnya

Oleh : Petrus Yatipai


Opini/Suara Penindasan --- Bicara tentang sampah pasti yang ada di benak kita adalah kotor, kumuh, dan menjijikan, memang benar ya. Sampah memang masih menjadi salah satu masalah terbesar dikota-kota besar di Indonesia, salah satu contohnya adalah sampah di ibu kota republic ini. Berbgai upaya penanganan sampah sudah di coba oleh pemerintah namun hasilnya belum saja maksimal.
Sampah merupahkan material sisa yang tidak diinginkan  keterpakaiannya ,dalam proses-proses alam sebenarnya tidak ada konsep sampah yang ada hanya produk-produk yang dihasilakan dan selama proses alam tersebut berlangsug. Untuk mengatasi pembuangaan sampah disembarangan tempat, harus tanyakan diri pribadi seseroang dan  kesadarannya.
Membuang sampah pada tempatnya, adalah sesuatu yang harus kita lakukan secara rutin dimana pun kita berada, tanpa kenal lelah. Dengan kita melakukan hal seperti ini, maka hidup kita pun akan nyaman . Jadilah teladan bagi orang lain, agar orang lain pun berbuat demi…