Langsung ke konten utama

Ini 5 Pernyataan Sikap , Aliansi Bela NKRI, Manokwari

Topi hitam, Baju lengang hitam panjang , Korlap, Justinus Matuti (Tengah), beserta rekan-rekannya. (Fhoto : DW/KM)
Manokwari, (KM) --- Beberapa Orang Asli Papua (OAP) yang tergabung dalam, “Aliansi Bela NKRI” di wilayah Manokwari, telah menggelar aksi didepan Kantor Golkar, Sanggeng Manokwari, selasa (31/05/2016) siang kamarin.
Dalam orasi politiknya, Koordinator Lapangan (Korlap), Aliansi Bela NKRI, Justinus  Matuti,membacakan penyataan sikap penolakan terhadap organisasi perjuangan kemerdekaan Papua yang sedang bergerak.

Matuti, dalam orasi poitiknya, mengusung yel-yel, “hidup NKRI”. Yel-yel ini terdengar, diucapkan berulang kali, dengan jumlah massa kurang dari 10 orang.

Ini 5 pernyataan sikap yang dibacakan dalam aksi penolakan tersebut.
Ini Surat pernyataan sikap. (Fhoto : Dw/KM)
Dengan nama Tuhan yang Maha Perkasa, atas nama orang tua kami, atas dasar kebineka tunggal ikaan, demi terciptanya kedamaian dan kelangsunan generasi muda Manokwari yang gilang-gemilang, maka dengan ini kami, “Aliansi Bela NKRI Manokwari menyatakan :
1.   Menolak dengan tegas keberadaan KNPB,PRD, ULMWP, NRFPB berseta elemennya dan menyatakan bahwa Kab. Manokwari Prov. Papua Barat seccara de facto dan je jure merupahkan bagian tak terpisahkan dari dari NKRI.
2.  Menolak dengan tegas digunakannya symbol-simbol Bintang Kejora dan Simbol-simbol lainnya yang berhubungan dengan separatis tanah ini, karena kita sudah memilki Bendera Merah Putih yang sudah berkibar mengusir penjajah Belanda dari Negara ini.
3.  Meminta dan mendorong aparatur hukum dan pihak keamanan TNI/POLRI untuk bertindak tegas terhadap kelompok-kelompok yang mengancam stabilitas keamanan Kab. Manokwari, Prov.Papua Barat.
4.  Kami di Tanah ini menginginkan kedamaian dalam bingkai NKRI yang sudah diperjuangkan oleh para pendahulu kita dari penjajahan Belanda.
5.  Kami menginginkan Anak-anak dan generasi muda dapat dengan tenang belajar dan bekerja untuk kebahagiaan masa depannya dalam bingkai NKRI.
Semoga Tuhan yang maha perkasa selalu menjaga Tanah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini,Amin.
                                                                         Manokwari, 31 Mei 2016
                                                                         Koordinator Lapangan
      
      Ttd
Justinus Matuti
Ini fhoto-fhoto   aksi penolakan yang dilakukan dari barisan Merah-Putih, melalui "Aliansi Bela NKRI",Selasa (31/05) siang kemarin, depan Kantor Golkar, Sanggeng Manokwari Papua Barat.
 Ini Video saat membacakan penyataan sikap oleh Korlap, Justinus Matuti.
Buka disini : https://www.youtube.com/watch?v=EvVke0jVd08

 (Petrus Yatipai/KM)
Sumber : www.kabarmapegaa.blogspot.com

Postingan populer dari blog ini

2015 Indonesia Akan Bubar,ini 34 Bendera Gerakan Perjuangan

Kekuatan Militer Indonesia Di Papua Melebihi Orang Asli Papua

Pendoropan Pasuka M iliter Di Papua dari waktu ke waktu semakin meningkat, pendropan militer di papua kebanyakan TNI angkatan darat angkatan laut dan juga kopasus, beberapa hari sebelummya pengiriman militer dalam skala besar di kirim melalui kapal perang , beberapa hari lalu namun baru kemarin   pada tanggal 30 september 2013 sejumlah anggota TNI dikirim melalui pesawat. Bukan hanya itu namun pengiriman pasukan dalam hal ini TNI angkatan darat dikirim melalui kapal pada hari rabu tanggal 02 september 2013 di pelabuhan jayapura.  Tanah Papua kini dikuasai oleh militer baik angkatan organik maupun non organik, sejumlah proyek di papua, seperti pembagunan ruas jalan pembagunan dalam skala besar semua diambil ali oleh militer, bahkan pemerintahan di tanah papua pada umumnya dikontrol oleh militer indonesia . Penempatan sejumlah anggota TNI yang organik maupun non organik,  jumlah anggota TNI di papua melebihi jumlah masyaraka asli papua yang ada di papua, hal ini akan mengganggu fisig…

Budayakan Membuang Sampah Pada Tempatnya

Oleh : Petrus Yatipai


Opini/Suara Penindasan --- Bicara tentang sampah pasti yang ada di benak kita adalah kotor, kumuh, dan menjijikan, memang benar ya. Sampah memang masih menjadi salah satu masalah terbesar dikota-kota besar di Indonesia, salah satu contohnya adalah sampah di ibu kota republic ini. Berbgai upaya penanganan sampah sudah di coba oleh pemerintah namun hasilnya belum saja maksimal.
Sampah merupahkan material sisa yang tidak diinginkan  keterpakaiannya ,dalam proses-proses alam sebenarnya tidak ada konsep sampah yang ada hanya produk-produk yang dihasilakan dan selama proses alam tersebut berlangsug. Untuk mengatasi pembuangaan sampah disembarangan tempat, harus tanyakan diri pribadi seseroang dan  kesadarannya.
Membuang sampah pada tempatnya, adalah sesuatu yang harus kita lakukan secara rutin dimana pun kita berada, tanpa kenal lelah. Dengan kita melakukan hal seperti ini, maka hidup kita pun akan nyaman . Jadilah teladan bagi orang lain, agar orang lain pun berbuat demi…