Langsung ke konten utama

Aliansi Mahasiswa Papua Kecam Tindakan Pemblokiran Media Papua

Logo AMP.Ist
YOGYAKARTA, KABARMAPEGAA.COM—Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) kecam Situs resmi AMP (www.ampnews.org) yang telah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkoinfo RI) tanpa sepengetahuan, peringatan dan pemberitahuan pihak pengelolah. 

“Pemblokiran dilakukan dua minggu yang lalu, hingga sampai saat ini. Karena publik tak bisa mengakses informasi dan perspektif AMP tentang Papua, telah menimbulkan banyak protes terhadap pemerintah melalui Kemenkoinfo RI,” tulis AMP dalam surat eletronik yang diterima media ini, Senin, (17/04/2017)

Lanjut, tindakan Kemenkoinfo soal pemblokiran situs AMP membuktikan negara telah melanggar UUD 1945, Pasal 28 f setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informaai untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya serta berhak mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedi; dan UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, Pasal 14 ayat (1) : setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi yang diperlukan untuk mengembangkan pribadinya dan lingkungannya; ayat (2) : setiap orang berhak untuk mencari, memperoleh, memilih menyimpan mengolah dan menyampaikan informasi dengan mengunakan segala jenis sarana yangg tersedia: Junto pasal 23 ayat (2) : setiap orang bebas untuk mempunyai mengeluarkan dan menyebarluaskan pendapat sesuai hati nuraninya, secara lisan atau tulisan melalui media cetak maupun elektronik dengan memperharikan nilai-nilai agama, kesesusilaan, ketertiban, kepentingan umum dan keutuhan bangsa.
Hal yang sama juga telah terjadi di situs Suara Papua (www.suarapapua.com) beberapa waktu lalu. “Hal itu membuktikan bahwa West Papua betul-betul diisolasi dari mata dunia Internasional. Indonesia saat ini menunjukan sikap yang sebenarnya telah membungkam ruang-ruang demokrasi rakyat Papua, mulai dari tak diberikan ruang untuk jurnalis asing dan nasional masuk ke Papua. Hingga media lokal Papua dan media milik gerakan diblokir oleh Indonesia melalui Kemenkoinfo RI,” jelas AMP.

Menurut AMP, Rakyat Papua hari ini sedang diisolasi oleh Indonesia yang menyebabkan Internasional bahkan Indonesia semakin sulit untuk melihat kondisi objektif Papua yang marak akan genosida, pelanggaran HAM oleh Militer Indonesia, korporat-korporat illegal yang masuk, dan lain-lainnya.

Maka dari itu, lanjut AMP, kami sangat mengecam keras tindakan brutal Kemenkoinfo RI yang menurut kami Indonesia melalui Kemenkoinfo RI akan terus melakukan penjajahan, pembunuhan, pemusnahan, dan lain-lain di atas tanah Papua.
Semnatara itu, AMP melampirkan beberapa gambar pemblokiran situs media sirkulasi informasi Papua dari beberpa Jasa Penyedian Layanan Internet  yang telah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia:
I. www.ampnews.org

II.Provider Indosat
  1. Situs Bennywenda.org 
  2. Situs Freewestpapua.org 
  3. Situs freepapua.org   
  4. Situs ulmwp.org 
  5. Situs infopapua.org  
  6. Situs rememberwestpapua.org 
  7. Situs Papuapost.com

III.Provider Telkomsel
  1. Situs freepapua.org    
  2. Situs ulmwp.org 
  3. Situs bennywenda.or
  4. Situs freewestpapua.com

IV.Provider Indihome
  1. Ulmwp.org
  2.  Rememberpapua.org 
  3.  Freewestpapua.org
  4.  Infopapua.org 
  5.  rembemberwestpapua.org
  6.  Bennywenda.org 
  7. freepapua.com 
  8. papuapost.com 
  9. suarapapua.com
  Gambar terlampir:

I.    Situs www.ampnews.org

II.    Provider Indosat 

III.    Provider Telkomsel

 IV.    Provider Indihome



Pewarta: Manfred/KM
Sumber : www.kabarmapegaa,com

Postingan populer dari blog ini

2015 Indonesia Akan Bubar,ini 34 Bendera Gerakan Perjuangan

Kekuatan Militer Indonesia Di Papua Melebihi Orang Asli Papua

Pendoropan Pasuka M iliter Di Papua dari waktu ke waktu semakin meningkat, pendropan militer di papua kebanyakan TNI angkatan darat angkatan laut dan juga kopasus, beberapa hari sebelummya pengiriman militer dalam skala besar di kirim melalui kapal perang , beberapa hari lalu namun baru kemarin   pada tanggal 30 september 2013 sejumlah anggota TNI dikirim melalui pesawat. Bukan hanya itu namun pengiriman pasukan dalam hal ini TNI angkatan darat dikirim melalui kapal pada hari rabu tanggal 02 september 2013 di pelabuhan jayapura.  Tanah Papua kini dikuasai oleh militer baik angkatan organik maupun non organik, sejumlah proyek di papua, seperti pembagunan ruas jalan pembagunan dalam skala besar semua diambil ali oleh militer, bahkan pemerintahan di tanah papua pada umumnya dikontrol oleh militer indonesia . Penempatan sejumlah anggota TNI yang organik maupun non organik,  jumlah anggota TNI di papua melebihi jumlah masyaraka asli papua yang ada di papua, hal ini akan mengganggu fisig…

Budayakan Membuang Sampah Pada Tempatnya

Oleh : Petrus Yatipai


Opini/Suara Penindasan --- Bicara tentang sampah pasti yang ada di benak kita adalah kotor, kumuh, dan menjijikan, memang benar ya. Sampah memang masih menjadi salah satu masalah terbesar dikota-kota besar di Indonesia, salah satu contohnya adalah sampah di ibu kota republic ini. Berbgai upaya penanganan sampah sudah di coba oleh pemerintah namun hasilnya belum saja maksimal.
Sampah merupahkan material sisa yang tidak diinginkan  keterpakaiannya ,dalam proses-proses alam sebenarnya tidak ada konsep sampah yang ada hanya produk-produk yang dihasilakan dan selama proses alam tersebut berlangsug. Untuk mengatasi pembuangaan sampah disembarangan tempat, harus tanyakan diri pribadi seseroang dan  kesadarannya.
Membuang sampah pada tempatnya, adalah sesuatu yang harus kita lakukan secara rutin dimana pun kita berada, tanpa kenal lelah. Dengan kita melakukan hal seperti ini, maka hidup kita pun akan nyaman . Jadilah teladan bagi orang lain, agar orang lain pun berbuat demi…