STIH Manokwari Gelar Sosialisasi Penyerapan Aspirasi Masyarakat Dalam Implementasi Pancasila dan UUD 1945 - WEYAPO NEWS

Breaking

17 Sep 2015

STIH Manokwari Gelar Sosialisasi Penyerapan Aspirasi Masyarakat Dalam Implementasi Pancasila dan UUD 1945

(Fhoto Sebelum Diskusi berlangsung di Aula STIH Wosi/SP)
Manokwari/Suara Penindasan -- Hari ini senin (14/09) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari kembali sosialisasi tentang,“Penyerapan Aspirasi Masyarakat dalam Implementasi Pancasila,UUD RI Tahun 1945 dan Sistem Ketatanegaraan (Permasalahan dan Solusi).
Kegitan sosialisasi tersebut pemateri adalah utusan masyarakat papua yang sedang duduki lembaga MPR RI Melvin Komber.
Berdasarkan pantauan Media ini Kegiatan sosialisasi di mulai Pukul 09:45 (Wit) di Aula STIH Jl. Gaya Baru Wosi Manokwari, Papua Barat
Dalam Kegiatan Sosialisasi Implementasi Pancasila, dan Undang-undang Dasar 1945, Negara Republik Indonesia di Kampus STIH di ikuti berbagai komponen seperti,para Guru SMA Negeri 2 Manokwari Siswa SMA Negeri 2 Manokwari ,anggota BEM Universitas Papua, Masyarakat Papua, GMI, PMKRI, Para Dosen STIH serta Mahasiswa STIH Manokwari  dengan jumlah seluruhnya 150 Peserta Sosialisasi.
Dalam sambutannya Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari,Filep Wanafma SH,M.H. Mengatakan, saya berterimaksi kepada pihak MPR RI yang telah memberikan ruang untuk kita berdiskusi menyampaikan argumen, saran maupun kritik terhadap penyerapan UUD 1945 selama ini dan kemudian akan disampaikan juga setiap aspirasinya kepada MPR RI ditempat ini,soal masalah kebangsaan Indonesia untuk kemajuan kedepan,” Katanya.
Dalam meterinya Anggota MPR RI, Melvin Komber lelaki asal Merauke ini mengatakan, Kami ini hanya penyerapan aspirasi Masyarakat dan kami banyak diam dan menjadi pendengar setia untuk menerima masukan,dari pada setiap peserta yang hadir dalam kegiatan sosialisasi ini,” Katanya.
Kata lelaki asal Papua yang duduki lembaga MPR ini menegaskan, hari ini kita mendapat kepercayaan dari Pimpinan MPR RI untuk mensosialisaikan tentang Implementasi Pansila dan UUD 1945 Negara Republik Indonesia, Ujar Melvin Komber di hadapan pesserta sosialisasi.
“Papua adalah suatu Bangsa, Ras Melanesia, yang dapat diakui dan memberikan kewenangan untuk menentukan nasibnya sendiri, di Bidang Pendidikan, Kesehatan, Politik, Budaya dan Ekonomi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tambahnya.
UUD 1945 bersifat dinamis mengikuti perkembangan zaman yang ada,Negara Indonesia adalah negara yang berdasarkan Hukum berarti semua diatur sesuai dengan UU yang berlaku.Negara sangat menghormati hak-hak dasar masyarakat Adat dan semua keputusan-keputusan atau kebijakan-kebijakan Negara harus melaksanakan berdasarkan hukum yang ada di Republik ini,” Tambahnya
Saat pemberian tanda mata oleh Ketua STIH , Filep Wanafma SH,M.H kepada pemateri Melvin Komber sebagai anggota MPR RI Pusat kami berikan gambaran rumah adat kaki Seribu Suku Mandacan diwilayah Pegunungan Arfak Manokwari ini menandakan bahwa, Kampus TIH dapat dikenal oleh orang-pusat,” Tegasnya. (Petrus Yatipai/SP)