Syukur Bagi-mu Tuhan - WEYAPO NEWS

Breaking

19 Nov 2015

Syukur Bagi-mu Tuhan

(Fhoto : Yesus Kristus, Google /WEYAPO News)


Oleh : Petrus Yatipai


Renungan/WEYAPO News --- Naikan puji syukur kepadamu sang pencipta (Ugatamee) yang senantiasa menopan,menuntun, menyertai dan membimbing dalam setiap nafas kehidupan yang terus menerus mengulurkan tangannya,untuk  mengambilkan bagian dalam setiap persolan yang dihadapinya ini. Kami yakin, diri kami penuh dengan berbagai jenis salah dan dosa, entah itu  dilakukan secara sengaja maupun tak sengaja dalam tiap langkah hidup ini, namun engkaulah Bapa yang penuh berbelas kasih yang selalu setia dalam menyelesaikan sejuta perkara yang terus kami hadapi.
Kami percaya engkaulah alpa dan omega, awal dan akhir hidup kami didunia. Engkaulah yang kami patut dipuji. Kasih setiamu bagaikan sungai yang mengalir tiada henti-hentinya. Namun semua kasih dan pengorbananmu pada diri kami setiap orang, tidak sebanding dengan seberapa besar tindahkan kita padamu Tuhan (Ugamee) sumber hidup. Ampunilah ya Abba, atas semua perbuatan kami ini, yang sering dan terus menyakiti dan mengingkari semua ketetapan-ketetapanmu yang engkau firmankan melalui Kabar Gembira (Alkitab), juga melalui, buku spirit lainnya bahkan, Engkau memberikan Puteranya untuk harus menanggung berbagai derita sampai wafat di kayu Salib di Bukit Golgota dan pada hari yang ke-3 hari minggu engkau telah membangkitkannya dari antara orang-orang mati.
Terima kasih Sang Rajaku, Yesus Kristen atas pengorbanan dan penderitaan demi kita umatnya. Engkau merelahkan raganya untuk harus diinjak-injak,diludahi, dihina, disiksa, bahkan sampai menghembuskankan nafas sucimu itu  dibukit kalvari pada pukul 03:00 sore hari.  kita adalah manusia yang kurang menyukuri dan terus mengelabui semua jasamu pada kita umatnya yang berdosa ini. Ampunilah kami selalu, ya, Bapa Raja semesta Alam.
Kasih setiamu sungguh dasyat ya Bapa, sumber kekudusan yang mulia. Kita terus berulang kali melanggar semua hukumnya yang engkau pernah dititipkan melalui Nabi-Nabi dizaman dulu, dan kini juga masih saja diteruskan oleh para misionaris juga pemuka-pemuka Agama diseluruh pelosokn dunia.
Mohon, sadarkanlah dalam diri kami setiap orang, untuk semakin mendekatkan relasi antara kami umatmu dengan dikau ya Bapa, melalui setiap tindahkan yang dilaluinya ini. Kaulah jawaban hidupku. 

Penulis : Admin SP 
 
Posting Komentar